Bandung & Sekitarnya
Shubuh : 4:29 | Terbit : 5:48 | Dzuhur : 11:43 | Asar : 15:04 | Magrib : 17:41 | Isya : 18:49 WIB TIM HUMAS: percikaniman yyudhanto
Info Penting!
  • Gabung! Dakwah MAYA di http://www.facebook.com/kajianmpi and http://twitter.com/percikaniman.
Kategori : Tanya Jawab Islam
Hukum Menonton Film Khusus Dewasa saat Shaum?

Posted by homepi on 03 Agustus 2011 | Comment 8 | dibaca : 22183

Hukum Menonton Film Khusus Dewasa saat Shaum?
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, hukum yang dimaksud dalam pertanyaan ini adalah batal dan tidak batal shaum ketika pada siang hari menonton nonton film porno atau tayangan lain yang mengundang syahwat?

Kita ketahui bersama bahwa menonton atau melihat film (gambar) porno merupakan perbuatan dosa karena termasuk pada perbuatan mendekati zina, terlebih ketika Ramadhan. Pertanyaan kemudian muncul, apakah setiap perbuatan dosa dapat mengakibatkan batal shaum? Para ulama sepakat bahwa tidak semua perbuatan dosa yang dilakukan dapat mengakibatkan batalnya shaum. Berkaitan dengan nonton porno, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ahli fikih.

Mazhab Maliki dan Hambali berpendapat bahwa menonton video atau gambar porno yang dilakukan dalam waktu tertentu sehingga mengakibatkan keluar madzi atau mani akan mengakibatkan batal shaum. Sebaliknya, jika tidak sampai keluar madzi atau mani, tidak batal shaumnya. Sementara itu, Mazhab Hanafi dan Syafii berpendapat bahwa menonton atau melihat pornografi yang dilakukan sampai mengeluarkan mani atau madzi, shaumnya tetap tidak batal.

Sejauh ini, saya melihat bahwa permasalahan ini dapat disimpulkan dengan menentukan apakah ia termasuk pada ruang lingkup perbuatan jima yang dapat membatalkan shaum atau tidak. Jika diyakini termasuk pada perbuatan jima, jelas menonton pornografi merupakan perbuatan yang membatalkan shaum.

Untuk sementara ini saya tidak melihat ada unsur keterkaitan antara perbuatan melihat pornografi dengan jima. Mengapa? Karena jima yang dimaksud adalah hubungan suami istri yang pada asalnya adalah halal jika dilakukan bukan dalam keadaan shaum. Sehingga, saya berpandangan bahwa nonton pornografi tidak sampai membatalkan shaum. Hanya saja, perbuatan tersebut dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala shaum.

Demikian pula halnya dengan nonton pornografi yang sampai menyebabkan keluar madzi atau mani. Keluar madzi atau mani karena nonton pornografi lebih menunjukkan lamanya waktu menonton dan bagaimana pengaruhnya pada kondisi biologis seseorang. Hal ini tentu relatif dan tidak bisa disamakan pada semua orang. Untuk menentukan bahwa keluar madzi atau mani dapat membatalkan atau tidak, kita kembali merujuk ke dasar hukum apakah keluar madzi atau mani karena nonton porno termasuk jima?

Saya masih berpendapat bahwa keluar madzi atau mani dengan sebab nonton pornografi tidak termasuk pada perbuatan jima. Sehingga, hal tersebut tidak membatalkan shaum. Meski demikian, nonton pornografi adalah perbuatan dosa dan tercela. Terlepas dari batal tidaknya shaum, janganlah kita sampai menyengaja diri mencari-cari kesempatan untuk melakukannya. Bukankah hilangnya pahala shaum lebih merugikan daripada batal shaum yang dapat diganti dengan cara-cara tertentu?

Walllahu a’lam

 

8 Komentar

 
 
syukri
Pada : Selasa, 09 Agustus 2011 / 20:50:47

apakah berarti istimna jg g membatalkan puasa walaupun terjadi inzal?

 
syukri
Pada : Selasa, 09 Agustus 2011 / 21:04:41

dalam fatwa syaikh Al-Munajjid bahwa sengaja inzal baik karena menonton pornografi atau karena istimna (masturbasionani)dpt membatalkan puasa krn terkait dgn tujuan puasa dalam hadis Qudsi taraka thoamahu wa syurbahu wa syahwatahu li ajliy.. Wallahu Alam

 
yudi mraz
Pada : Sabtu, 20 Agustus 2011 / 22:51:55

kl menurut sy menonton pornografi selain di bulan ramadhan saja sdh merupakan prbuatan dosa besar. apalagi di bulan ramadhan, dmana nilai2 yg ditanamkan pd bulan ini mendekatkan kita kpda ksucian diri bukan pada kekotoran. bagaimana bisa kita mngisi bulan yg suci dgn sesuatu yg kotor.

 
Maryansah
Pada : Sabtu, 28 Juli 2012 / 00:31:42

Tadi saya nonton video porno tapi puasa saya batal gak ya?? Tapi tdk kluar air manai... Ada pertanyaan nih, saya bingung apakah batal ato tidak. 1): apakah memotong kuku pd puasa bisa batal! 2): apakah mengupil bisa bisa batal saat puasa? 3): apakah batal jika ada makanan yg menjepit disela-sela gigi , lalu diambil menggunakan biting ! Tolong jawab ya... Send jawbnnya ke email saya. Terima kasih

 
ahmad chance
Pada : Rabu, 15 Agustus 2012 / 23:27:32

saya sering merasakan gtal yg sangat dlm kuping saya.. apakah batal memasukn katembat dlm kuping saat puasa ??? mohon dg sangat jawabnnya...

 
andri
Pada : Rabu, 20 Februari 2013 / 03:37:43

eki

 
bima pratama
Pada : Kamis, 11 Juli 2013 / 12:26:55

Mengupil, mengorek sela2 gigi menggunakan bitting dan lain sebagainya... Merupakan hal yg membatalkan puasa.. Dikarenakan, jika ada sesuatu yang masuk kelubang tertentu, seperti : hidung, mulut, telinga dan sebagainya, maka puasanya batal.

 
wawan
Pada : Minggu, 21 Juli 2013 / 16:51:52

@bima Pratama Ada dalil atau hadist nya ndak yg menjelaskan kalo ngupil dapat membatalkan puasa kita gan, Trims

 

Kirim Komentar

 
 
Nama :
E-mail :
Website :
Komentar :
Jawab :
     
   

Buku Khazanah

Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim
Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim
dr. Untung Sentosa, M.Kes., Aam Amiruddin, M.Si
Rp. 37.500,-
Kode : K0027

Mayoritas masyarakat kita masih memandang seks bukanlah prioritas penting dalam membina rumah tangga. Bahkan tidak sedik ... Baca »

PELUANG
Pusat buku bermutu karya Ust. Dr. Aam Amiruddin
www.khazanahintelektual.com
Tim Pengurus Kematian Percikan Iman | Melayani Sesuai Syariah | Telp.08122-119-189/022-4238445
tpk.percikaniman.org
Kajian Ahad Pagi Bandung @Majelis Percikan Iman
MPI (Majlis Percikan Iman)
Investasi Tiada Batas untuk Akherat yang Abadi
http://wakaf.percikaniman.org
Profil,buku,jadwal,video aktifitas Dr.Aam Amiruddin
Pusat Artikel Islam, Tanya Jawab dan Dakwah
Kontak ZIS telp.022-76888795/081802023030
Pengelola Zakat Infaq Percikan Iman ZISWAF Amany
Kumpulan Software, Program dan Aplikasi Islam
http://software-islam.percikaniman.org/