Untitled Document
  Home Profil DPU AMANY UMHAJ TPFPI Majalah Hubungi
 
 

 
 
Bandung & Sekitarnya Shubuh : 4:33 | Terbit : 5:47 | Dzuhur : 11:53 | Asar : 15:08 | Magrib : 17:50 | Isya : 18:59 WIB
 
 
Buku Istikharah Ala Rasulullah
Ust. Dadang Khaeruddin

Harga : Rp. 38.000,-



CheckUp Shalat : Sesuai Sunnah Rosululloh saw
Ust. Dadang Khaeruddin

Harga : Rp. 48.000,-



Mudah dan Cepat Pahami Al Qur'an
Dr. Aam Amiruddin

Harga : Rp. 198.000,-



EDUVACATION : Panduan Wisata Cerdas
Ali K. Bakti, Muslik Nawita & Ahmad Ruhiat

Harga : Rp. 49.000,-



Sudah Baik dan Benarkah Bacaan AlQur'anku?
Yudi Imana

Harga : Rp. 40.000,-



Sudahkah Aku Jadi Orangtua Shaleh?
Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari

Harga : Rp. 35.000,-



Ibu, Susui Aku! (Bayi Sehat dan Cerdas dengan ASI)
dr. Ariani (Konselor Menyusui)

Harga : Rp. 55.000,-



Satu Langkah Mudah Membaca Al-Quran
Yudi Imana

Harga : Rp. 49.000,-




Tafsir Mimpi
08-05-2008 / 10:01:22

seperti mimpi Bilal yang melafazkan bacaan-bacaan azan


Mimpi merupakan sebuah keadaan ketika manusia mengalami suatu kejadian yang memberikan gambaran kehidupan lain yang terkadang bisa memberikan makna dalam kehidupan sesungguhnya.

Mimpi bisa jadi isyarat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya berupa berita baik atau buruk dan mimpi ada yang memiliki makna dan ada pula yang berupa mimpi kosong sekadar permainan setan kepada manusia.

Banyak ayat Al Quran dan riwayat Nabi yang bercerita tentang mimpi. Misalnya, dalam Surat Ash-Shaaffaat (37) ayat 102 yang mengisahkan mimpi Ibrahim ketika ia diharuskan menyembelih putranya, Ismail. Juga dalam Surat Al Fath (48) ayat 27 mengenai mimpi Rasulullah sebelum terjadinya Perjanjian Hudaibiyah.

Tak hanya para nabi, para sahabat pun pernah mengalami mimpi yang pada akhirnya terbukti kebenarannya. Tak seperti mimpi nabi yang sangat terang dan tak perlu ditakwilkan lagi karena merupakan wahyu dari Allah, mimpi para sahabat ada yang perlu ditakwilkan
– seperti mimpi Abu Bakar yang menaiki tangga bersama Rasulullah, tetapi mereka berselisih dua anak tangga. Dalam takwilnya, Abu Bakar menyatakan bahwa kematiannya akan datang dua tahun setelah Rasulullah, dan itu benar-benar terjadi— dan mimpi yang tidak perlu ditakwilkan
– seperti mimpi Bilal yang melafazkan bacaan-bacaan azan. Ketika melaporkannya kepada Rasulullah saw., beliau mengatakan bahwa mimpinya adalah benar. Rasulullah saw. bersabda, “Jika masa semakin dekat, mimpi seorang muslim nyaris tidak pernah dusta. Muslim yang paling benar mimpinya adalah yang paling jujur perkataannya. Mimpi seorang mukmin merupakan satu bagian dari 46 bagian kenabian....” (Muttafaq ‘alaih). Ini berarti mimpi seorang mukmin memiliki pertimbangan 1/46 karena 45/46 diberikan pada nabi.

Khalid al-Anbari dalam bukunya Kamus Tafsir Mimpi menyebutkan bahwa tanda mimpi yang benar adalah sebagai berikut.
1. Bersih dari mimpi kosong, bayangan-bayangan yang meresahkan dan menakutkan.
2. Dapat dipahami ketika terjaga.
3. Tidur dalam keadaan pikiran jernih, tidak disibukkan oleh persoalan apa pun.
4. Mimpi tersebut dapat ditakwilkan sesuai dengan apa yang ada di Lauh Mahfuzh.

"Raja berkata (kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya), 'Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering. Hai orang-orang yang terkemuka, terangkanlah kepadaku tentang takbir mimpiku itu jika kamu dapat menakbirkan mimpi.’” (Q.S. Yusuf 12: 43)
Ayat di atas merupakan salah satu contoh ayat yang menjelaskan mengenai sahnya mimpi seorang kafir, jika isi mimpinya berkaitan dengan orang mukmin.

Ada juga mimpi yang dianugerahkan Allah kepada yang dikehendakinya agar ia mendapatkan hidayah. Ini berdasarkan riwayat al-Hakim mengenai keislaman seorang seorang sahabat, Khalid bin Sa’id bin ‘Ash. Keislaman ini terjadi setelah Khalid mengalami mimpi yang sangat menyeramkan. Dalam mimpinya, dia melihat seakan-akan ayahnya hendak mendorongnya ke neraka, sementara Rasulullah saw. berusaha memegang pinggangnya agai ia tidak terjatuh. Juga atas dasar tafsiran Ibn Hasyirin ketika ia didatangi seseorang yang bermimpi jari-jari tangannya yang ketiga dan keempat buntung. Ia menakwilkan bahwa mimpi tersebut sebagai peringatan pada orang itu karena shalatnya bolong-bolong. Sepulangnya dari bertemu Ibn Hasyirin, ia pun bertobat.

Seorang yang merasa telah mengalami mimpi yang benar, janganlah bertindak sembrono meminta sembarang orang untuk menakwilkan mimpi yang dialaminya. Janganlah ia menceritakannya kepada orang yang dengki dan dendam dan kepada orang yang jahil yang ucapannya tertolak tetapi ceritakanlah kepada orang yang berilmu, para ulama yang memiliki keutamaan, orang-orang yang dalam pemahaman terhadap dien Islam.

Macam Mimpi

Rasulullah saw. bersabda, “Mimpi itu ada tiga. Mimpi yang baik merupakan kabar gembira dari Allah. Mimpi yang menyedihkan berasal dari setan, dan mimpi yang datang dari obsesi seseorang. Jika salah seorang di antara kalian mimpi yang menyedihkan maka hendaklah dia bangun lalu shalat dan tidak menceritakannya pada orang lain.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw. bersabda, “Mimpi yang baik adalah dari Allah. Sedangkan mimpi yang menakutkan berasal dari setan. Barangsiapa mimpi yang tidak menyenangkan maka hendaklah dia meludah ke sebelah kirinya tiga kali dan berlindung diri kepada Allah dari setan, maka mimpi tersebut tidak akan membahayakannya” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Bertolak dari hadis-hadis di atas, menurut Aam Amiruddin dalam bukunya Menelanjangi Strategi Jin, kita bisa membuat sejumlah kesimpulan.

1. Mimpi bisa terjadi karena suatu obsesi. Obsesi tersebut begitu kuat dalam memori kita sehingga muncul dalam mimpi. Misalnya, seorang pemuda yang terobsesi menikahi Dian Sastro, sangat mungkin dia bermimpi menikah atau bertemu dengannya. Ini adalah mimpi yang bersifat fitriah atau alamiah.

2. Bermimpi yang baik. Mimpi ini datangnya dari Allah, kita wajib mensyukurinya dan boleh menceritakannya pada orang lain sebagai wujud rasa syukur.

3. Mimpi buruk atau menakutkan. Mimpi ini datangnya dari setan. Kita wajib berlindung diri pada Allah, bahkan kalau memungkinkan meludah tiga kali ke sebelah kiri dan jangan menceritakannya pada orang lain –kecuali kalau ingin mengetahui takwil mimpi tersebut. Sebab kalau kita menceritakannya, setan akan merasa senang kalau gangguannya itu menjadi bahan pembicaraan manusia.

Berhati-hatilah jika kita bermimpi bertemu dengan orang yang sudah meninggal, misalnya bertemu dengan ayah atau ibu kita yang sudah wafat, sebab dikhawatirkan setan menyerupainya. Jadi, kalau kita bermimpi bertemu dengan orang yang sudah wafat, sebaiknya bersegeralah berlindung kepada Allah.

Tafsir Mimpi

Bolehkah kita menakwilkan mimpi? Mari kita becermin pada sejarah. Nabi Yusuf a.s. pernah menakwilkan mimpi dua orang tahanan ketika ia dipenjara bersama mereka dan juga mimpi seorang Raja Mesir. Abu Bakar merupakan orang yang pandai menakwilkan mimpi, salah satunya dengan takwilnya dalam peristiwa di atas. Ini membuktikan bahwa menakwilkan mimpi dibenarkan dalam ajaran Islam, namun kriteria seorang penakwil mimpi sangat jauh dari mudah.

Seorang penakwil mimpi haruslah orang yang jujur (shidiq), cerdas, cerdik, dan suci dari perbuatan keji. Ia harus mengerti tentang Kitab Allah dan sunah Rasulullah dan ia pun harus paham benar ilmu mentakwilkan mimpi. Ini sejalan dengan apa yang diungkapkan Imam al-Gazali yang menyatakan bahwa fungsi roh sebagai penangkap isyarat Ilahi bagaikan cermin. Dia bisa memantulkan cahaya. Orang yang sidiq merupakan cermin yang paling bersih dan paling bening di mana cahayanya tidak terdistorsi sama sekali. Jadi, dia bisa menangkap isyarat tersebut.

Untuk menjadi seorang penafsir mimpi, ada beberapa etika yang harus diperhatikan, di antaranya adalah menggembirakan saudaranya ketika ia menceritakan mimpinya; tidak menyebarkan mimpi tersebut karena itu merupakan amanah; tidak menakwilkannya dengan tergesa-gesa; jika tidak memungkinkan dirinya menakwilkan mimpi tersebut, jangan ragu untuk melimpahkan kepada orang yang lebih tahu (berilmu) dan jangan merasa berat melakukannya; memperlakukan pelaku mimpi secara berbeda, maksudnya tidak menakwilkan mimpi raja seperti menakwilkan mimpi rakyat, sebab mimpi itu berbeda karena perbedaan kondisi pelakunya; dan sebagainya.

Sangat disayangkan, dewasa ini terlalu banyak orang yang secara sembarangan menakwikan mimpi.
Di antara alasan keberanian mereka adalah adalah
(1) lemahnya keimanan;
(2) lalai dari kehidupan akhirat;
(3) cinta kemayhuran; dan
(4) kurangnya ilmu.

Dari syarat-syarat yang dikemukakan di atas, tak heran jika ada sebagian masyarakat yang mengharamkan penafsiran mimpi karena dikhawatirkan akan terjebak pada kemusyrikan. Pun dalam buku-buku takwil mimpi, tidak disebutkan secara gamblang tafsiran tersebut. Dalam satu mimpi saja, seorang penakwil bisa megartikan mimpi tersebut menjadi beberapa arti dan tidak ada jaminan mana yang benar. Bahkan mereka pun menganalogikan mimpi tersebut sebagai ramalan cuaca. Kita bisa mengantisipasi cuaca, namun tidak pasti karena Allah yang menentukan. Wallahu a’lam


Sumber : MaPI April 2006


Cetak Kirim Ke Teman Download PDF dibaca : 38078

Berita Sebelumnya
BERBAKTI NAMUN TAK BERARTI
Ramadhan Produktif, Why not?
Bukan Pembatal Shaum
Persamaan Tahajud & Tarawih

 

Siti Suhaiza Binti Pungut
(16-08-2010 / 11:35:23)
samekum... Ustaz, sy ingin tahu apakah makna mimpi kita bersanding???
shinta
(13-08-2010 / 08:27:04)

Assalammualaikum ustadz

saya ingin bertanya

tadi saya mimpi, saya menjadi pengantin.saya sudah didandani, dan resepsi.tp tidak jelas pengantin prianya siapa.ayah saya juga tidak muncul di pernikahan itu.hanya ada ibu saya saja.namun disamping tempat resepsi saya, terdapat orang yg sedang disemayamkan..[ad yg meninggal gt]

setelah kejadian saya menikah di mimpi, saya pulang ke rumah, di rumah saya bertemu dengan pacar saya. disitu saya nangis2 krn tdk mau putus sm pacar saya [ternyata saya dijodohkan sama orang lain].saya minta pacar saya ga pergi ninggain saya.

ketika saya terbangun, saya dalam keadaan menangis ustadz :( saya sedih banget

apa kira2 Anda tau makna dari mimpi ini?? terima kasih banyak :)

danny
(13-08-2010 / 03:15:00)

salam ..., ya ustazah...

semasa saya bermimpi , saya telah pergi ke masjid dan ternampak orang ramai ada saudara mara berkahwin dan bertunang dan apabila  saya sampai tanpa disedari sape lah orang yg hendak dikahwinkan... bersama pihak keluarga perempuan tu saya rasa macam kenal...je..   boleh x ustazah beri penjelasan apa maksud.. perkahwinan dimasjid...

saya harap ustazah dapat jelaskan apa makna...nya.. terima kasih....

 

mahdie ardiansyah
(12-08-2010 / 12:17:34)

 

 

as'salamu alaikum ustadz,..sy bermimpi tentang anak sy bahwa jari telunjuk anak sy  terputus terbagi tp putus'nya agak aneh karna agak serong sy mohon penjelasan'nya secepatnya..sebelum dan sesudahnya sy ucapkan banyak2 terima kasih pak ustadz..wassalam.....dari mahdie di jakarta

yudi
(03-08-2010 / 17:12:43)

assalammualaikum.                                                                                                                                                                                                                                         saya bermimpi mau memindahkan kuburan bapak saya tetapi kuburan semuanya sedah di beton tidak ada tempat menggali lagi tetapi kuburan bapak saya tidak di beton apakah arti semua ini tolong dim kirim ke imel sala wasalam.....

 

Fisa
(03-08-2010 / 11:37:44)
Sejak kebelakangan ini saya mimpi saya dapat bayi, dalam mimpi tu memang jelas saya mendukung bayi tu ketika die menangis hendak tidur,suami saya pun termasuk dalam mimpi tu, tidak lama kemudian saya dapat lagi seorang bayi. Selang sehari,saya mimpi lagi mengenai bayi,tapi kali nie saya mimpi seolah-olah saya keguguran,tapi bayi tu hidup,saya minta pertolongan dari seorang lelaki (tidak jelas wajahnya) supaya selamatkan bayi saya,saya nak die hidup,kemudian lelaki tu baca sesuatu yang bukan ayat al-quran,kemudian bayi saya sakit,lalu saya peluk bayi tu sambil marah pada lelaki tersebut,masa marah saya sebut "sepatutnya 23 oktober bukan sekarang". Saya tidak dapat lihat jantina bayi saya.
ingin tahu
(01-08-2010 / 09:59:14)

assalamualaikum..

saya nak bertanya..malam tadi saya bermimpi mengenai gambaran hari hari akhirat yang dah semakin hampir..memang hari kiamat xdapat dibayangkan..tp yg sy bermimpi, kejadian banjir besar yang berlaku secara tiba2 pada hari jumaat..sluruh dunia huru hara dan semua nak berlindung ke tempat yang tinggi...saya amat bersyukur kerana Allah masih menyayangi saya dan memberikan peluang untuk membetulkan keadaan diri saya..dlama mimpi tu,saya sangat sedih sebab saya terfikirkan diri saya yg tak banyak bekalan untuk ke akhirat kelak..apakah maksud tersirat yang sebenar ye ustaz?

Hashim
(31-07-2010 / 23:04:38)

Assalammualaikum.

Saya bermimpi bertemu dua ekor ular . satu besar dan satu kecil. Ular kecil memgejar saya apabila dia merapati saya , saya pegang ekornya dan melontarnya jauh-jauh. Namun ular itu mengejar saya lagi sebanyak 3 kali. Kali ketiga ular serang saya, saya berjaya lontar ular itu namun ualar kecil itu terus di telan ular besar.. selepas itu saya terjaga. terima kasih

normala othman
(30-07-2010 / 23:29:01)

assalammualaikum..malam tadi saya telah bermimpi..bermimpi smak ayah saya paksa saya bertunang dengan laki yg pilihan mereka..orang kampung saya sendiri..saya lari jauh elakkan diri dari bertunang dengan lelaki itu...tetapi ayah saya dapat mencari saya..dan selepas itu saya tak tahu ape yang berlaku...tolong tafsirkan mimpi saya ini ustaz....

yunus
(26-07-2010 / 16:51:16)

assalamualaikum ya akhi saya ingin menanyakan apa arti dari mimpi saya ini..ini terjadi dalam bulan ini saya mengalami 3 kali mimpi yg aneh dan menggan jal di hati saya..

1. aku bermimpi jumpa dengan saudaraku yang berada di Mekkah aq menangis karna ga kusangga aku bisa jumpa dgn beliau di sana.
2. aku bertemu dgn gaj...ah liar...dan gajah tersebut menjadi teman akrab ku dgn disaksikan org banyak...
3. dan ini mimpiku yg terjadi tadi...aq melihat di mana'' banyak org gila dan stres...dan banyak pula aq lihat pertumpahan darah yg begitu sadis dan kejam...ketika aq berjalan menuju rumah aq melihat isi rumah ku penuh dgn org dan sodara''ku sebagian mereka banyak yg tidak ku kenal..mrk sedang sholat berjamaah dgn menggunakan pakaian serba putih....

tolong ya akhi artikan dari mimpi saya ini.



Kirim Komentar

Nama


E-mail
(* Tidak ditampilkan

Website
(* Kolom Website Dapat Dokosongkan

Komentar

Visual CAPTCHA

Input Kode Validasi: